" Ya Allah, muliakan & sayangilah saudaraku ini, bahagiakan keluarganya, berkahi rizkinya, kuatkan imannya. Berikanlah kenikmatan ibadahnya, jauhkan dari segala fitnah. amiin. "

Sabtu, 06 Oktober 2012

Mengenal Penyebab penyakit Tipes


Penyakit tipes atau tipus atau demam tifoid memang sudah tidak asing lagi di telinga setiap orang di Indonesia. Penyakit ini adalah penyakit yang sangat sering terjadi dalam masyarakat kita. Bahkan bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah endemik tipes. Di seluruh dunia, ada sekitar 17 juta kasus tipes dengan jumlah korban tewas rata-rata
sebanyak 600 ribu.
Tentu saja dengan statistik ini, kita bisa melihat bahwa tipes bukanlah penyakit yang biasa saja. Namun penyakit yang sangat umum di masyarakat ini seringkali dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal jika terjadi gejala tipes dan tidak segera ditangani dengan baik dan terpadu akan menimbulkan akibat yang fatal bagi penderitanya. Bahkan sekitar 3,5 persen diantaranya meninggal  dunia.
Ditambah lagi, pengidap penyakit tipes ini seringkali menjadi penular atau carrier atau pembawa penyakit tersebut. Dengan penyakit di tubuhnya, ia dengan mudah menularkannya pada orang lain dalam lingkungannya, entah lingkungan tempat tinggal atau tempatnya bergaul. Seperti dilansir oleh departemen kesehatan, jumlah penderita tipes tiap tahun tidaklah sedikit, mencapai angka 800 hingga 10.000 orang. 
Gejala tipes yang disebut pula demam tifoid dalam dunia medis ini seringkali muncul pada musim kemarau atau musim kering. Jenis kelamin yang rentan terhadap penyakit ini adalah perempuan dan umumnya menyerang paling banyak pada anak-anak berusia dibawah 5 tahun.

Penyebab penyakit Tipes

Dengan mengetahui penyebab penyakit tipes, maka kita akan lebih mengenal penyakit ini. Jika kenal maka tak sulit mendeteksinya. Dengan ini diharapkan kita dan para orangtua dapat melakukan pencegahan dan perlindungan bagi anak-anak supaya tidak terserang tipes. Penyakit Tipes disebabkan oleh sebuah bakteri patogen yang diberi nama Salmonella anterica yang kemudian memiliki turunan dengan nama Salmonella Typhosa. 
Bakteri ini pada umumnya masuk ke dalam tubuh manusia melalui perut dari makanan dan minuman yang tercemar. Bakteri ini pada awalnya akan berasarang di dalam usus halus. Setelah bersarang dan membelah diri dalam jumlah yang cukup, lalu mereka melakukan penyerangan terhadap dinding usus halus.
Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa penyakit ini berbahaya jika dibiarkan karena bakteri yang ada dapat dengan leluasa menggerogoti usus halus dan menyebabkan usus berlubang. Pada fase inilah terjadi demam karena adanya infeksi pada saluran pencernaan. Sistem kekebalan tubuh bekerja dalam membasmi bakteri ini sehingga menimbulkan panas tubuh berlebih sebagai sinyal bahwa tubuh mengalami serangan. 
Namun jika sinyal ini tidak dipahami manusia dan membiarkannya tanpa perawatan maka penyakit ini bisa berbahaya. Sedangkan mengenai penularan, bakteri ini biasanya berpindah melalui kotoran hewan seperti reptil dan unggas. Selain itu telur dan daging yang kurang matang dimasak juga dapat menyebabkan penularan bakteri ini lebih leluasa.
Pada hewan anjing, kucing dan sejenisnya, bakteri ini hidup secara normal di dalam usus mereka sehingga mudah ditularkan melalui kotoran mereka. Bagi pemelihara kucing dan anjing ada baiknya berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan rumah maupun hewan peliharaannya. Demikian artikel tentang penyakit tipes ini, kami akan membahas mengenai gejala tipes dalam artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat. (iwan)
Anda sedang membaca Artikel Mengenal Penyebab penyakit Tipes Anda juga bisa menemukan Artikel Ini melaui URL berikut http://7e55.blogspot.com/2012/10/mengenal-penyebab-penyakit-tipes.html, Silahkan Copy Paste Artikel tersebut, namun jangan lupa untuk mencantumkan Mengenal Penyebab penyakit Tipes sumbernya

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung yang bijak : selalu meninggalkan komentar yang sopan dan tidak mengandung unsur sara ! Dengan hormat kami mohon anda untuk meninggal kan komentar untuk kami, Terimakasih.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...